yukberbagi!


Tribute to Satria – repost dari note fb
29/02/2016, 4:12 pm02
Filed under: Uncategorized

Note ini selalu mengesankan bagi saya. Sebuah momen yang mengajak saya untuk belajar..cari tahu dan paham ttg autisme.

Saya share link note saya di fb 7 thn yg lalu. Ttg kejadian 9-10 thn seblmnya.

https://m.facebook.com/note.php?note_id=188550405976#

Kabar terakhir yg saya dengar… Satria sedang memperdalam ttg film atau animasi di Kanada.

Berharap bisa bertemu dengannya suatu saat nanti.



Cerita sebelum tidur untuk anak2ku
28/02/2016, 4:12 pm02
Filed under: Uncategorized

Anakku Arsa dan Adyatma ..
Hari ini mommy jadi saksi…
Betapa manusia…bila berkumpul, bersepakat untuk memperjuangkan sesuatu, kekuatannya sungguh luar biasa.

Tadi pagi saat kalian masih terlelap..mommy sudah memanggang kue..untuk kakak2..om dan tante di Bali Blogger yg buat acara keren hari ini.  Bloody Valentine..ada donor darah ada unjuk greget komunitas.

Mommy bisa aja beli jajan di toko kue. Tapi aksi yang mereka lakukan di pagi hari Minggu tadi buat hati mommy bergerak.

Apalagi saat komunitas2 itu cerita.. jumlah yang datang tidak sebanyak dibanding kalo ngadain pasar murah atau obral sembako…. tapi vibrasi sharing dan tindakan positif sungguh kental terasa.

Komunitas-komunitas ataupun aksi ini begitu terasa digerakkan hati. Mommy yakin bukan investor yang mendanai aktivitas mereka…melainkan merogoh kocek pribadi.
Hari gini jaman susah cari duit..terus melakukan sesuatu di luar mencari nafkah..itu perlu keberanian anak2ku…

Bicara soal keberanian… jam 2 siang tadi juga ada aksi ‘besar’ yang buat mommy merinding saat cuma bisa merasakan lewat foto2 dan videonya…

Itu juga people power anak2ku.
Mommy ga yakin bisa menjelaskan  dengan bahasa yang mudah pada kalian tentang apa yang kakak2..bapak2
.ibu2 tadi lakukan di darat..laut dan udara.

Yang jelas mereka semua menolak rumahnya dirusak…menentang rumahnya nanti dibanjiri… melawan rumahnya nanti rata dengan tanah.
Kita juga ga mau rumah kita ini dirusak..dibanjiri atau diratakan dengan tanah kan..nak!

Sama seperti komunitas tadi… ga ada yang membiayai aksi mereka turun ke jalan, nak.
Mungkin malah harus bawa bekal dan minum sendiri dari rumah.
Tapi kenapa mereka mau?
Karena mereka digerakkan hati nak..bukan uang.

Nah… dari dua cerita mommy tadi..sudah jelas ya..bahwa people power melebihi apapun juga. Termasuk melebihi uang dan kekuasaan.
Karena people power digerakkan dari hati. Hati yang penuh cinta..ga pernah bisa bohong…ga pernah bermaksud jahat…kecuali memang sudah diracuni entah dengan uang atau nafsu duniawi.

Seperti hati mommy yang selalu menyayangi kalian walau berbeda. Hati mommy ga pernah bisa bedain… menyayangi kak Arsa yang autistik harus lebih daripada menyayangi Dy yang smart dan penuh rasa ingin tahu.

Jadi ingatlah Nak dari apa yang terjadi hari ini.
Bila kalian bisa menggerakkan hati untuk memikirkan lebih dari ego dan diri kalian sendiri… kalian bisa juga menggerakan hati sekian banyak orang2 lain..untuk berjuang mencapai sesuatu.
Bahkan saat itu uang tak tahu tempatnya di mana.

Met bobo anak2ku…mimpi indah untuk dunia yang lebih baik..
Ingat ya…gerakkan hatimu untuk gerakkan dunia..
:*)



Saya lagi berpikir utk ga punya media sosial
27/02/2016, 4:12 pm02
Filed under: Uncategorized

Akhir2 ini terus terang saya pusing. Bukan karena saya pengidap sakit kepala akut. Tapi karena saya pusing kalau udah buka akun sosmed saya.

Tahu dong kenapa?
Maunya sih berteman dengan banyak kalangan dengan pemikiran yang variatif. Belajar open mind juga…di saat saya ‘cuma’ berkecimpung di urusan domestik dalam keseharian.
Apalagi saya tergolong jarang mengakses tv utk memuaskan kehausan akan berita.
Jadi sosmed sungguh berfungsi mengupdate apa yg sedang terjadi ‘di luar’ sana.

Namun resiko berteman dengan banyak kalangan..membuat saya kadang2 di posisi sulit.
Karena ga semua yang diposting itu bisa saya terima. Entah karena berbeda paham atau dengan konten yg tidak masuk nalar saya.

Dulu sekali saya punya friendster dan multiply…sebelum keduanya hilang ditelan masa.
Tapi kini…saya pribadi lebih suka dengan twitter utk bicara jujur sebagai Ivy plus suka kampanye info donor darah.

Kalo di fb saya konsisten untuk menjadi corong kampanye hal positif, sosial  dan peduli individu kebutuhan khusus (terutama sharing saya bersama Arsa..putra saya yang autistik)
Dan tentu saja fb jadi sarana ‘pengikat’ saya dengan keluarga dan teman2 semasa kecil..semasa sekolah maupun teman terkini.

Di instagram sebagai ‘penangkap’ momen. Di wordpress sebagai ajang curhat emak2. (Eh wordpress tuh sosmed juga ga ya???)
Di whats app baru saya jualan. Saya belum aja nguprek di path karena kadang2 segitu sosmed yg saya punya aja ga sempat mengurusi semuanya..

Konsisten dgn imej masing2 sosmed tersebut membuat saya belajar. Belajar untuk ga posting sembarang…ga asal ngomong…untuk tahu diri ga komen seenak jidat…untuk ga share yang belum saya tahu n jelas kebenarannya (apalagi ada uu ite ya – ngeri juga euyy)
Padahal tanya deh grup sahabat2 saya di wa..saya suka curcol soal sebelnya..marahnya..muaknya.. saya sama postingan ato komennya orang. Bahkan mood saya seharian bisa rusak saking muaknya.

Paling2..seberaninya saya adalah sedikit tweet di twitter utk meluapkan rasa hati. Makanya saya bilang…twitter itu ungkapan diri Ivy yang sebenarnya. (Walo katanya bnyk anak muda yang udah ga ngetweet2 lagi… emang saya masih anak muda?)

Saya jadi merenung..
Media sosial..kemajuan teknologi dan komunikasi..sungguh banyak membantu saya n tentu banyak orang di berbagai hal.. *colek para pebisnis online*
Namun saya menyayangkan pihak yang mengunakan hal tersebut untuk memprovokasi hal2 negatif…sentimen2 yg diskriminatif…menebar kebencian..menyebar fitnah dan hoax.

Ya itu memang hak mereka. Saya toh bisa report spam..block trus unfried. Atau unfollow..unsubscribe.
Sepertinya selesai.
Tapi semakin saya lakukan hal2 itu…semakin banyak akun2 lain yang melakukan hal serupa dalam hitungan detik.

Tidakkah saya jadi ingin kembali ke jaman primitif…dalam arti belum ada media sosial. Di mana saya..kamu dan dia baca koran..majalah dan buku lalu membicarakannya. Atau mengomentari televisi plus ngobrol di radio.

Rasanya masa-masa itu..obrolan kita.. pendapat2 dan pemikiran kita jauh melampaui keterbatasan mengakses media.
Dan saya yakin…tentu tidak se’primitif’ orang-orang sekarang  yang menggunakan media sosial sebagai ajang ‘perang’ atau ‘pamer’ bahkan dengan teman/saudara nya sendiri.

Akhirnya saya merasa…
Saya mulai berpikir untuk tak punya media sosial.
Kalau dengan itu hati saya jadi lebih mulia… pikiran saya jadi lebih postif…perasaan saya jadi lebih bahagia..dan tentu pribadi saya jadi lebih menyenangkan.

Ya…i just start thinking about it..



Sok penting dan sok tau
26/02/2016, 4:12 pm02
Filed under: Uncategorized

Pernah ga..kamu lontarin suatu ide, yg menurutmu sih cemerlang banget..orisinil lagi…tapiiiii tanggapan org biasa2 aja.. 😐
Saya bisa bayangin ekspresinya kok…
Karena saya pun kerap merasa gitu. Ide2 sy banyak tp yg merespon ga semuanya seantusias yg saya bayangkan.

Apalagi berkaitan dengan anak/remaja autistik.
Jujur…Saya suka gemes sama temen2 ortu..yg menurut saya kok nyantai amat ga ngarahin anaknya apa2 di rumah. Semua serahin sekolah n tpt terapi. Begitu pulang..nganggur. Kasian anaknya… sementara waktu berjalan terus.

Tapi….saya kan ga pernah tahu..gimana perjuangan keluarga itu dengan hadirnya anak autistik di tengah2 mereka. Saya ga tau saat mereka menangis… saat mereka stress n depresi.

Bedanya…saya cuma emak2 kepo yg suka kepo buat share segala sesuatu ttg anak saya yg autistik.
Jadi langsung kontras…saya kelihatan ‘mengerjakan’ sesuatu untuk perkembangan diri Arsa.
Sementara yg lain..yg ga kepo..yg ga main ato malah ga kenal media sosial…tampak ga ngapa2in.

Saya memang concern sama Arsa n tmn2nya. Waktu terus berlalu..usia mereka terus bertambah…tuntutan utk bisa mandiri makin besar.
Dan ga semua anak autistik bisa melalui jenjang pendidikan umum seperti anak2 reguler lainnya. Ada yg memang anaknya benar2 non akademis

Kalo ide saya sih..buat mereka sibuk untuk menemukan dan mengembangkan bakat dan minat. Dengan harapan
.salah satunya bisa menjadi lahan pekerjaan sebagai bekal kemandirian.

Bicara sih mudah tapi ngelaksanainnya kompleks. Apalagi kalo beberapa perilaku si anak masih perlu diterapi intensif. Atau terkendala biaya
(IMHO biaya didik asuh anak autistik yg progresif tuh ga murah lho..)
Atau bapak ibu punya kesibukan tinggi dalam mencari nafkah.

Tapi…teteup aja saya masih judgement bhw banyak ortu belum atau tidak melakukan apa2.
Sok tau banget saya ya..maaf banget sama sikap saya yg satu ini.

Tadi sore juga… saya sempet ngobrol sama ibu saya.. “kadang org laen tahunya Arsa udh begini..udh begitu..yg keren2 pokoknya..tapi ga ada yg tahu lg dia nangis ato emaknya yg nangis”

Nah ga ada beda kan…., saya jg ga suka sama penilaian org. Masa saya melakukan hal yg sama juga? Sok nilai2 apa yg udh dilakuin..apa yang belum.
Trus ngerasa sok penting dan sok tahu. Jelek n jahat banget ya…

*nulis ini sambil ngaca n sungguh2 terkantuk2*

Huahemmm….zzzzzZzzZzZzzzzzz



Bag 3 : TIPS DAN TRIK ORANG TUA DALAM ASUH DIDIK ANAK AUTISTIK (autism spectrum disorder/ASD)
25/02/2016, 4:12 pm02
Filed under: Uncategorized

Halo..Hola…
Ini bagian 3..yg terakhir.
Saya ulang penjelasan list berikut , mengenai perilaku anak autis yang semestinya bisa kita kurangi atau atasi, kalau kita sungguh-sungguh memahami penyebab nya dan mengupayakan apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasi hal tersebut.

Daftar ini saya terjemahkan bebas dari buku Healing and Preventing Autism – A Complete Guide, yang ditulis oleh Jenny McCarthy dan Jerry Kartzinel, M.D. 
Mau tau detilnya harus baca buku secara keseluruhan.
Namun di belakang buku ada list yang saya terjemahkan bebas ini.

Saya pernah melakukan beberapa hal dengan anak saya Arsa, sehingga ada beberapa hal yang saya kurangi atau tambahkan berdasarkan pengalaman saya.
Jadi…ini sebagian besar pernah saya lakukan bersama Arsa dan menunjukkan hasil.

CARA MENGGUNAKAN LIST INI:
• AMATI PERILAKU APA YANG SERING DILAKUKAN ATAU DITUNJUKKAN ANAK, BAIK DI RUMAH, DI SEKOLAH, DI TEMPAT UMUM
• CARI KEMUNGKINAN PENYEBAB (YANG PALING MUNGKIN), BERDASARKAN PENGAMATAN KITA, PENGAMATAN GURU, TERAPIS, KELUARGA; ATAU HASIL KONSULTASI AHLI ATAU DOKTER
• CARI HAL APA YANG PALING MUNGKIN KITA LAKUKAN SECARA SEDERHANA / APA YANG PALING MUNGKIN KITA LAKUKAN SENDIRI
• INGATLAH APA YANG ORANG LAIN TERAPKAN BELUM TENTU BERHASIL PADA ANAK KITA, DEMIKIAN JUGA SEBALIKNYA
• CATAT PERUBAHAN YANG TERJADI SETELAH KITA MELAKUKAN SUATU HAL MISALNYA DIET MAKANAN TERTENTU, KEMUDIAN INGATLAH PERILAKU TERSEBUT; YANG AKAN BISA GUNAKAN KEMBALI BILA ANAK BERPERILAKU TIDAK SESUAI

Perilaku / gejala
Regresi atau kemunduran

Kemungkinan penyebab
Ketidakseimbangan hormon (karenanya banyak terjadi di usia menuju puber), adanya alergi, gangguan saluran perut bawah, infeksi bakteri, kecemasan berlebihan

Apa yang (mungkin) bisa kita lakukan
– Mengobati gangguan pencernaannya
– Mengobati infeksinya (konsultasi dengan dokter)
– Lebih sabar menghadapi perubahan sikap karena bawaan hormonal

Perilaku / gejala
Gangguan sensori integrasi dan tahan terhadap rasa sakit (tidak berekspresi saat ada benturan, luka)

Kemungkinan penyebab Kecanduan pada makanan bertepung, kue, roti, biscuit, mi/pasta dan makanan/minuman mengandung susu sapi

Apa yang (mungkin) bisa kita lakukan
– Lakukan diet bebas susu sapi, bebas gluten, bebas roti, kue, biscuit, mi/pasta
– Lakukan terapi sensori integrasi (SI)
– Lakukan pijat deep pressure dan tekanan pada otot-otot

Perilaku / gejala
Kesulitan tidur

Kemungkinan penyebab
Salah mengkonsumsi makanan, gangguan pencernaan, sembelit, kecemasan berlebihan, gangguan pola tidur

Apa yang (mungkin) bisa kita lakukan
– Lakukan diet bebas susu sapi, bebas gluten, bebas roti, kue, biscuit, mie dan pasta
– Memberi pencahar yang aman, bisa dengan larutan tinggi serat / juice sayur tanpa tambahan apapun

Perilaku / gejala
Kehilangan kontak mata

Kemungkinan penyebab
Gangguan pada area penglihatan di otak

Apa yang (mungkin) bisa kita lakukan
– Memberi suplemen minyak ikan yang bebas mercury
– Melakukan terapi penglihatan (konsultasi ahli)

Perilaku / gejala
Terlalu peka terhadap suara dan bunyi-bunyian

Kemungkinan penyebab
Adanya infeksi dalam tubuh anak, kandungan logam berat yang berlebihan dalam tubuh anak –

Apa yang (mungkin) bisa kita lakukan
– Lakukan detoksifikasi (bisa dengan memberi konsumsi Norit – baca aturan pakai,  atau ajak anak berendam dalam air hangat yang dicampur larutan garam Inggris
– Beri suplemen Magnesium atau masukkan bahan makanan sayur2an yang mengandung Magnesium dalam menu..seperti waluh, brokoli, bayam

Perilaku / gejala
Tidak ingin disentuh

Kemungkinan penyebab
Ketidakmampuan anak memahami ungkapan/ekspresi kasih sayang, sangat peka dan atau ada bagian tubuh yang sakit

Apa yang (mungkin) bisa kita lakukan
Lakukan terapi serta diet untuk autism secara keseluruhan
(CF GF misalnya)

Perilaku/gejala
Tantrum

Kemungkinan penyebab
Ada bagian tubuh yang sakit, kecemasan berlebihan, ada hal-hal yang mendorongnya untuk berperilaku tantrum

Apa yang (mungkin) bisa kita lakukan
– Segera bawa anak menjauh dari penyebab gangguan bisa tempat tertentu atau orang-orang tertentu,
– Segera singkirkan benda yang memicu anak menjadi tantrum
– Segera memeriksa mana bagian tubuh anak yang kurang nyaman

Demikian rangkuman saya. Mudah-mudahan kita bisa belajar bersama untuk perbaikan perilaku dan perkembangan anak kita ke arah yang lebih baik.

Tetap semangat..ayah dan bunda!!
🙂



Bag 2 : TIPS DAN TRIK ORANG TUA DALAM ASUH DIDIK ANAK AUTISTIK (autism spectrum disorder/ASD)
24/02/2016, 4:12 pm02
Filed under: Uncategorized

Seperti janji saya kemarin…
Berikut ini ada list mengenai perilaku anak autis yang semestinya bisa kita kurangi atau atasi, kalau kita sungguh-sungguh memahami penyebab nya dan mengupayakan apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasi hal tersebut.

Daftar ini saya terjemahkan bebas dari buku Healing and Preventing Autism – A Complete Guide, yang
ditulis oleh Jenny McCarthy dan Jerry Kartzinel, M.D. 
Soal bagaimana prosesnya, langkah-langkah dan apa yang dilakukan oleh penulis
.silakan baca sendiri ya.

Kalau saya pernah melakukan beberapa hal dengan anak saya Arsa, sehingga ada beberapa hal yang saya kurangi atau tambahkan berdasarkan pengalaman saya.
Jadi ini murni berdasarkan pengalaman saya dengan Arsa.

CARA MENGGUNAKAN LIST INI:
• AMATI PERILAKU APA YANG SERING DILAKUKAN ATAU DITUNJUKKAN ANAK, BAIK DI RUMAH, DI SEKOLAH, DI TEMPAT UMUM
• CARI KEMUNGKINAN PENYEBAB (YANG PALING MUNGKIN), BERDASARKAN PENGAMATAN KITA, PENGAMATAN GURU, TERAPIS, KELUARGA; ATAU HASIL KONSULTASI AHLI ATAU DOKTER
• CARI HAL APA YANG PALING MUNGKIN KITA LAKUKAN SECARA SEDERHANA / APA YANG PALING MUNGKIN KITA LAKUKAN SENDIRI
• INGATLAH APA YANG ORANG LAIN TERAPKAN BELUM TENTU BERHASIL PADA ANAK KITA, DEMIKIAN JUGA SEBALIKNYA
• CATAT PERUBAHAN YANG TERJADI SETELAH KITA MELAKUKAN SUATU HAL MISALNYA DIET MAKANAN TERTENTU, KEMUDIAN INGATLAH PERILAKU TERSEBUT; YANG AKAN BISA GUNAKAN KEMBALI BILA ANAK BERPERILAKU TIDAK SESUAI

1.
Perilaku / gejala
Mengepak-ngepakkan tangan/lengan

Kemungkinan penyebab
Racun dalam tubuh , makanan yang tidak bisa dicerna, kekurangan Omega 3, jamur dalam pencernaan

Apa yang (mungkin) bisa kita lakukan

– Lakukan detoksifikasi (bisa dengan memberi konsumsi Norit – baca aturan pakai ;  ajak anak berendam dalam air hangat yang dicampur larutan garam Inggris) 
– Memberi suplemen Omega 3 (konsultasi ahli)
– Memberi yoghurt, probiotik, larutan VCO atau suplemen acidophilus untuk mengendalikan jamur di pencernaan

2.
Perilaku / gejala
Berjalan jinjit

Kemungkinan penyebab
Jamur dalam pencernaan, sembelit atau susah BAB, sakit di perut bagian bawah

Apa yang (mungkin) bisa kita lakukan
– Memberi yoghurt, probiotik, larutan VCO atau suplemen acidophilus untuk mengendalikan jamur di pencernaan
– Memberi pencahar yang aman, bisa dengan larutan tinggi serat / juice sayur tanpa tambahan apapun

3.
Perilaku / gejala
Berputar-putar, badan mengayun ke depan, ke belakang

Kemungkinan penyebab
Anak merasa sakit karena adanya infeksi, anak memerlukan diet khusus, kandungan logam yang berlebih dalam tubuh

Apa yang (mungkin) bisa kita lakukan
– Mengobati infeksinya (konsultasi dengan dokter)
– Menguji coba pola makan/diet yang baru

4.
Perilaku / gejala
Membenturkan kepala, melukai diri sendiri dengan mengelupas luka di anggota tubuhnya

Kemungkinan penyebab
Anak merasa sakit di bagian tubuhnya namun tidak dapat mengidentifikasinya, gangguan pencernaan, kecemasan berlebihan, migrain

Apa yang (mungkin) bisa kita lakukan
– Mengobati gangguan pencernaannya
– Mencari tahu hal apa yang mneyebabkan kecemasan berlebihan

5.
Perilaku / gejala
Melihat dengan ekor mata

Kemungkinan penyebab Kekurangan kandungan vitamin A –

Apa yang (mungkin) bisa kita lakukan
Memberi suplemen minyak ikan yang bebas mercury
– Melakukan terapi penglihatan

6.
Perilaku / gejala
Mengemut atau makan benda-benda yang bukan makanan, seperti baju, mainan, upil, makanan jatuh, kotoran di lantai

Kemungkinan penyebab
Jamur dalam pencernaan, kekurangan nutrisi dan mineral makanan

Apa yang (mungkin) bisa kita lakukan
– Memberi suplemen vitamin dan mineral yang aman bila pola makan anak kurang baik
– Perbaiki pola makan anak
– Memberi yoghurt, probiotik, larutan VCO atau suplemen acidophilus untuk mengendalikan jamur di pencernaan

7.
Perilaku / gejala
Obsessive Compulsive disorder
Gangguan obsesif kompulsif
Seperti semua barang hrs pada tempatnya, anak menyukai keteraturan yang ketat dan berlebihan

Kemungkinan penyebab Ketidakseimbangan kondisi pencernaan seperti kurangnya bakteri baik, adanya jamur dalam pencernaan, terjadinya pembengkakan karena infeksi tertentu, serta ketidakseimbangan vitamin dalam tubuh

Apa yang (mungkin) bisa kita lakukan
– Berikan multivitamin yang mengandung vit B kompleks yang lengkap
– Memberi yoghurt, probiotik, larutan VCO atau suplemen acidophilus untuk mengendalikan jamur di pencernaan
– Menyembuhkan pembengkakan yang disebabkan infeksi tertentu (konsultasi ahli)

Hari ini 7 poin dulu ya.
Besok saya share 7 poin lagi.
Wish it useful…



Bag 1 : TIPS DAN TRIK ORANG TUA DALAM ASUH DIDIK ANAK AUTISTIK (autism spectrum disorder/ASD)
23/02/2016, 4:12 pm02
Filed under: Uncategorized

Tulisan ini saya buat untuk kita sama-sama belajar. Tidak berarti saya dan Arsa anak saya yg ASD, sudah sukses dan berhasil mengatasi permasalahan; namun saya dan Arsa ingin mengajak bapak, ibu, kakak, teman-teman untuk tidak berhenti berharap.

TIPS DAN TRIK ORANG TUA DALAM ASUH DIDIK ANAK AUTISTIK (autism spectrum disorder/ASD)
Setiap individu autistik berbeda satu dengan yang lainnya, sehingga penerapan terapi, suplemen, diet tidak bisa disamaratakan. Berhasil pada anak A , belum tentu berhasil untuk anak B dan C. Akan tetapi, bukan berarti apa yang kita lakukan tidak akan menuai hasil.
Berdasar pengalaman saya dan orang tua lainnya, kunci dalam pola asuh didik individu autistik didasari empat hal.

CINTA TANPA SYARAT , ini penting terutama untuk tidak beranggapan bahwa anak kita adalah investasi hari tua. Biaya yang dikeluarkan dalam mengasuh dan mendidik anak autis tidaklah kecil. Demikian juga banyak pengorbanan yang tentu dilakukan untuk fokus pada proses asuh dan didik anak tersebut. Tapi apa biaya yang dikeluarkan kita maupun pengorbanan waktu dan tenaga kita sebagai orang tua, akan mengurangi cinta kita kepadanya?
Karenanya hal yang pertama harus dilakukan adalah menerima kenyataan bahwa anak kita memang mengalami gangguan autistik, karenanya kita harus melakukan sesuatu untuk anak tersebut seperti mencari informasi yang tepat dan masuk akal dari ahli dan sumber terpercaya, melakukan intervensi sedini mungkin, memfasilitasi dengan hal-hal yang menunjang perkembangannya, dan tentu saja mencintainya tanpa pamrih.

SABAR  terutama dalam menyikapi kemajuan maupun kemunduran yang ditunjukkan anak kita dalam berproses. Setiap anak akan mencapai kemajuan dalam waktu yang berbeda, suatu saat pun mereka bisa mengalami kemunduran. Yang penting kita tidak terburu-buru ingin mendapatkan kenyataan bahwa anak kita sudah ‘sembuh’ 

KONSISTEN terutama dalam penerapan disiplin, aturan, diet, bina diri, kemandirian (ini memerlukan keterlibatan seluruh anggota keluarga) Apa yang diterapkan di sekolah khusus, atau pusat terapi ; hendaknya ini juga yang dijalankan di rumah.

PANTANG MENYERAH terutama karena proses yang akan dilalui anak kita tidak akan semudah anak lain (tapi ingat…bukan berarti tidak bisa). Dan terutama bila sudah dihadapkan pada situasi yang tidak mendukung, cibiran orang, omongan saudara atau tetangga, perlakuan orang/lembaga/yayasan yang diskriminatif, dsbnya.
Semua hal tersebut memang tidak semudah diucapkan dan ditulis, namun bukan berarti tidak bisa kan?

Mulai BESOK saya akan share
Tabel mengenai perilaku anak autis yang semestinya bisa kita kurangi atau atasi, kalau kita sungguh-sungguhb memahami penyebab nya dan mengupayakan apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasi hal tersebut.

Daftar ini saya terjemahkan bebas dari buku Healing and Preventing Autism – A Complete Guide, yang ditulis oleh Jenny McCarthy dan Jerry Kartzinel, M.D. 
Saya pernah melakukan beberapa hal dengan anak saya Arsa, sehingga ada beberapa hal yang saya kurangi atau tambahkan berdasarkan pengalaman saya.

Ditunggu besok ya…