yukberbagi!


WANTED : cerita anak Indonesia yang mengajarkan nilai kebaikan
19/03/2016, 4:12 pm03
Filed under: Uncategorized

Si kecil saya lagi suka koleksi buku mewarnai. Nah biasanya kalo ke toko buku dia minta buku fabel..a k a cerita hewan-hewan yang bisa diwarnai.
Mau emaknya sih, menscreening ceritanya. Dan wajib dalam Bahasa Indonesia dulu. Yang terakhir ini sih bisa. 
Tapi namanya anak 3 tahun..kan milih tergantung gambar hewan mana yg sedang mau dikoleksi.
Dia baru punya “Serigala dan singa” , “Kera yang malas” dan “Unta & serigala”.

Sayang isi ceritanya akhirnya buat saya berpikir ulang. Tak perlu saya cerita lengkap di sini ya. Ini hanya sedikit resume saja.
Kisah pertama; masih lebih baik sedikit… berakhir dengan kepergian serigala begitu saja..sebelum dimangsa keluarga singa. Kisah kedua; mulai susah buat jelasin…  berakhir dengan adegan kera dipukuli beramai2 oleh penghuni hutan karena menipu mereka.
Kisah ketiga; lebih susah lagi buat jelasin…berakhir dengan adegan unta sengaja menenggelamkan srigala sampai mati karena menipu unta sehingga sempat babak belur dipukuli gajah di kebun tebu.

Poin saya adalah…
Ini cerita untuk anak2 lho ya, kenapa sudah disisipi pesan moral untuk bertindak balas dendam…memukuli…menenggelamkan.
Dan sayangnya ini murni dibuat orang Indonesia. Bukan terjemahan. Bukan buku cerita bilingual.

Saya yang kebetulan rajin dampingi si kecil saat mewarnai cerita ini…bisa langsung membahas kekeliruan sisipan nilai moral yang kurang baik itu. Namun untuk ibu2 yang tidak sempat, mereka bagaimana?

Ga heran jadinya…kalau karakter yang terbentuk kemudian adalah karakter yang mau menyelesaikan masalah secara instan. Pokoknya hajar dulu…jadi kayak jargon. Atau…kalau dijahatin bales jahatin lagi..kalo perlu dengan tindakan lebih jahat.
Ihhhh…saya ngeri membayangkannya.

Karenanya…situasi saat ini sudah WANTED penulis cerita anak2 Indonesia yang piawai dalam mengisahkan cerita tanpa tendensius, menghina atau melecehkan agama, status sosial, jenis kelamin, suku bangsa; sarat nilai2 kebaikan…plus tidak mengajarkan anak bersikap anarkis. Sudah adakah?

Atau mungkin saya yang belum eksplor buku2 cerita anak2 dalam Bahasa Indonesia yang lain.
*sebenarnya saya juga tertarik untuk menulis tapi kurang piawai dalam ranah cerita anak2*

Ayo para pencerita..rebutlah hati anak2 Indonesia! Sebelum mereka mudah terpukau dan hanya kenal cerita2 dalam sinetron India..Turki atau Korea. Sebelum mereka hanya addicted pada Frozen…Barbie atau Kungfu Panda semata.

Indonesia akan lebih baik di tangan anak2nya yang lebih baik.
*merapal doa*