yukberbagi!


Smartphone for smart people??
07/08/2016, 4:12 pm08
Filed under: Uncategorized

Mau eksplor dunia..cukup punya kuota. Mau makan enak tapi ga mau keluar rumah..tinggal instal aplikasi.  Mau jualan hore2 bergembira…ga perlu punya toko. Tinggal klik sana sini..degdeg byar dagangan laku. Mau planning trip murah meriah..tinggal mata melototin screen, lusa langsung berangkat. Mau jadi model tapi ga sempet ke salon, tinggal klik aplikasi foto… jerawat ilang..flek ga keliatan.. muka pun tirus.

Sebegitu melesatnya teknologi untuk meringkas dunia hingga dalam genggaman saja.
Mau harga 6 ratus ribu sampe belasan juta, tergantung budget n fitur apa yang mau dipilih.

Sayangnya…teknologi dan terbukanya informasi.. tak berbanding lurus dengan keterbukaan pikiran dan kecerdasan seseorang.

Oh ya…apa teknologi tak bisa mencerdaskan seseorang?
Seperti ditulis Parja di blognya, yang mengutip pendapat Toynbee yang menyatakan bahwa Teknologi adalah sebuah manifestasi langsung dari bukti kecerdasan manusia.

Jadi… manusia yang cerdas akan menciptakan teknologi.
Tapi manusia yang menggunakan teknologi, belum tentu benar2 cerdas. Yg terakhir itu IMHO lho ya..

Sementara menurut artikel yg ditulis Dida Handayani Sasmita di blognya
Pengetahuan dan teknologi memungkinkan terjadinya perkembangan keterampilan dan kecerdasan manusia. Hal ini karena dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memungkinkan
a. Tersedianya sarana dan prasarana penunjang kegiatan ilmiah
b.  Meningkatkannya kemakmuran materi dan kesehatan masyarakatnya.

Nah kalo ini… teknologi yang berpengaruh terhadap apa yang dilakukan manusia2 dalam mengembangkan diri dan menjadi cerdas.

Lah..terus kok bisa ga selaras kalo udah ngomongin sosial media.
Yah..gini deh.. hp boleh smartphone super duper canggih..tapi :
– kerjaannya posting n share berita hoax tiap hari. Ya..mau ngetop karena jadi tukang share hoax? Saya sih kaga
– kerjaannya mempermalukan diri sendiri atau orang lain.
Banyak jalan jadi ngetop..tapi ya ngga harus ngelepasin urat malu juga sih
– kerjaannya cuma provokasi..fitnah sono sini..padahal juga ga gitu ngerti sama apa yang diposting. Nah sekali dilaporin pencemaran nama baik…nangis2 minta ampun atau ngakunya di-hack

Kata temen saya..ga usah ngurusin deh apa yang orang mau lakukan dengan media sosialnya. Karena katanya…banyak juga yang hanya menemukan jati dirinya di media sosial padahal sehari-harinya super lonely person.
Denger gitu….ya (maaf kalo saya nge-judge)…ga heran menjadi smart bukan pilihan mereka.

*saya jd berusaha memahami*
Smartphone not (only) for smart people. But for anyone who can buy.

 

Advertisements

3 Comments so far
Leave a comment

benar, apa lagi sekarang jaman vlogger, teknologi memberikan kesempatan utk orang eksis padahal belum siap

Comment by made gelgel

Banyak kasus pasca kenal dengan ponsel, kenal dengan sosmed. Sering mengalami jadi aware ke anak anak… Paling aman keknya ya ndak punya sosmed 😁

Comment by pandebaik

Setujuhhhh….kdg2 mo puasa sosmed tp apa daya blm bisa

Comment by uinspireivy




Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: