yukberbagi!


Wisata asik dan edukatif seputaran Jogja (latepost)

Bawa anak2 ga bisa wisata cuma buat bikin foto instagramik doang. Bisa bisa isi fotonya manyun semua karena ga ada yang dimainin…ga ada yang menarik minat mereka…ga ada yang bisa dikerjakan.

Saat sempat rehat dari aktivitas..keluarga kami survey buat pindahan sekaligus liburan di Jogja akhir bulan Juni 2016 kemarin. Maunya sih ikutan wisata ala ala AADC ituh. Tapi anak-anak bisa tantrum karena wisata itu lebih cocok untuk gaya-gayaan sama follower di instagram.

Akhirnya kami pilih-pilih tempat wisata. Yang pertama-tama Taman Pintar. Letaknya di tengah kota di jl Sultan Agung. (Pssttt..sayangnya bayar parkirnya dikenakan 10rb dan bukan di area wahana tersebut) 

Ini bukan pertama kali sih buat kami. Tapi karena baru berkunjung usai makan siang..waktu untuk eksplorasi terutama bagi si bungsu (dulu pertama kunjungan masih bayi) agak kurang.

Biaya tiket masuk (karena masing2 wahana punya tiket sendiri2) tergolong murah. Kami hanya milih gedung oval dan gedung kotak. Jadi uang yang dikeluarkan ga lebih dari selembar yang merah.

Area2 di dalam gedung oval dan gedung kotak masih seru..walau ada yang pindah lokasi… pindah letaknya dan ada yang baru.

Sayangnya (mungkin karena menjelang sore) banyak staf yang sudah tak siap untuk menjelaskan alat atau benda yang terpasang. Padahal anak2 sangat ingin tahu. Perlu diingat lho belum semua pengunjung anak bisa membaca penjelasan secara tertulis. Bila dinarasikan secata atraktif..tentu lebih menarik lagi.

Taman Pintar memang sungguh ‘pintar’ dalam memberi hak pada orang tua dan anak untuk memutuskan wahana yang dipilih sesuai bujet yang disiapkan dan sesuai kesukaan anak-anak. 

Sedikit catatan..hanya pada wahana dinosaurus dan 4D Cinema yang agak sedikit provokatif untuk menarik konsumen…menjelang keliling kita di gedung kotak berakhir; walau dengan tiket yang tak murah. 

Catatan tambahan dan oke untuk Taman Pintar adalah toilet yang bersih (walau berbayar) dan area makanan minuman cukup variatif dengan harga terjangkau. 
Tempat wisata selanjutnya adalah Kebun Binatang Gembiraloka. Ini dekat daerah Janti. Bayar parkir Rp 5000,- dan area parkir cukup luas dengan pedagang asongan yang sigap menawarkan topi..kacamata maupun cinderamata. Ga maksa kok mereka. 

Sepertinya kebun binatang ini terus berbenah diri, sejak kunjungan saya saat masih jadi anak sekolah dulu. 

Tiket yang cukup terjangkau, dengan catatan beli paket lebih murah. Lingkungan yang lebih hijau dan nyaman. Beberapa photobooth bersama hewan pun gratis..(kecuali naik gajah atau unta-yg kami sekeluarga pribadi tidak setuju dan tidak mau..itu pun elephant riding termurah menurut saya) . 

Bila lelah berjalan..belilah paket kereta kelinci..yang bisa turun naik sesuka kita di beberapa perhentian. Termasuk bersantai naik kapal di danau buatan. Atraksi hewan juga cukup menarik..dengan berbagai burung..linsang dan beruang. 

Kata petugas di sana sih..lebih baik kunjungan jangan di hari libur Nasional atau lebaran. Karena bukan kita yang mengamati hewan..tapi hewan yang mengamati kita saking banyaknya pengunjung yang hadir. 

Catatan kami mungkin untuk beberapa wahana penjelasan ttg hewan perlu diperbanyak, 

plus ketersediaan makanan untuk dibagikan cuma-cuma ke hewan, seperti rusa-rusa perlu disiapkan lebih baik lagi.  

Tapi keramahan petugas-petugasnya yang masih muda-muda dan enerjik patut diacungi jempol. Dan..kita bisa lho bawa bekal makan minum untuk ngemil atau penghilang haus. Asal diingat untuk ikut menjaga kebersihan atau tidak membuang makanan sembarangan ke kandang hewan ya..

Yang terakhir adalah Kids Fun Park di area Wonosari. Kesannya luar kota banget yah. Memang lebih jauh dari kedua tempat lainnya sih. Tapi dari area airport ini tidak terlalu jauh.

Areanya besar…mainan banyak. Tapi nggak boleh bawa makanan ya..diperiksa lho. Karena tersedia counter2 makanan dan harganya ga sampe menguras kantong kok. Kalau untuk makanan minuman bayi atau balita sih masih diperbolehkan ya. 

Area kids park terpilah-pilah dalam kategori usia tertentu. Ada yang untuk balita saja…anak2 serta remaja/dewasa. Tiket terusan tidak mencakup semua wahana permainan. Seperti gokart..atau flying fox. Tidak termasuk juga mainan yang menggunakan koin. 

Jadi kalau kita wisata ke sana dengan berbagai tingkatan usia..pilihlah dengan selektif yang mana yang mau kita nikmati..supaya semuanya senang. Di sini ada beberapa area ketangkasan..area untuk uji keberanian..area mengenal era2 pada kehidupan manusia termasuk budaya Indian..dunia para koboy..dinosaurus..dll..termasuk ada pertunjukan dan workshop2 juga. 

Untuk hal2 informatif sepertinya sih orang tua sendiri yang perlu menjelaskan tentang hal2 tersebut. 

Yang mengherankan..area kids park yang lumayan luas ini..operator permainannya terbatas banget. Padahal itu hari biasa. Sehingga ada beberapa kali operator harus berlarian ke sana ke mari untuk mengoperasikan wahana mainan sesuai keinginan pengunjung. Sayang ya…dan kasihan juga operatornya kewalahan lari sana sini. Tapi hebatnya mereka tetap ramah2 lho..biar lelah seperti itu. 

Dan yang menyenangkan..biar area terbuka… semuanya kids area dan semua non smoking. Para perokok diminta untuk merokok di area khusus saja. Ini patut diacungi jempol.

Setelah puas bermain di area kids park, baru kita bersantai-santai di water park nih.

Water parknya cukup bersih termasuk area shower dan kamar gantinya. 

Di sini ya water park jadi intinya main. Bukan belajar berenang ya. Karena semua kolamnya lebih asik untuk main air daripada berenang serius. 

Sayang area yang saya foto di atas..(ember besar yang tumpah) tidak dioperasikan sesering mungkin. Sehingga saat kami sudah mandi dan bersiap pulang, baru si ember siap-siap tumpah. 

Demikian sih pengalaman saya di tiga tempat wisata edukatif tadi yang kami nikmati akhir bulan Juni kemarin.  

Mudah-mudahan bermanfaat yaa. 

Buat cari lokasi..silakan google map atau waze nya dipergunakan. 

Advertisements