yukberbagi!


Saya (lebih) takut ‘manusia’
31/10/2016, 4:12 pm10
Filed under: Uncategorized

Di sini saya ga mo ulas soal agama. Pertanyaan saya juga kenapa ada acara Haloween? Apalagi sewaktu jadi koordinator OSIS, mau ga mau saya ikut dari bagian perayaan ini. 

Yang benci Amerika jelas ga bakal mau ikut. Tapi..tahu ga bahwa asal mula sejarah dirayakannya Haloween itu adalah tradisi bangsa Celtic 2000 tahun lalu (googling ya posisinya di mana). 

Bagi mereka 1 November merupakan tahun baru..usainya masa panen dan musim panas serta awal musim dingin. Nah bangsa Celtic percaya tgl 31 Oktober atau semalam sebelumnya batas antara dunia makhluk hidup dan mati menjadi tidak jelas termasuk di antaranya bangkitnya arwah-arwah orang yang sudah meninggal. Mereka merayakan dengan berkostum kepala hewan, duduk mengelilingi api unggun dan membakar jagung lalu orang yang dituakan akan membaca peruntungan masa depan. 

Nah sekilas info tadi menjelaskan asal muasal Halloween yang ternyata bukan Made in America. 

Halloween kemudian menjadi perayaan kekinian anak-anak muda di bernagai belahan dunia. Tak terkecuali di tempat saya mengajar dulu. Sebagai koordinator OSIS saya diminta untuk menscreening film dengan kriteria ketat..tidak ada penyiksaan atau berdarah-darah hebat. Jadi film besutan Quentin Tarantino dan sejenis takkan lolos sensor ini. 

Memang usulan dari siswa untuk beberapa judul film. Lalu mulailah proses screening itu. Dari takut, lalu tangan sibuk untuk skip adegan-adegan, lalu terkaget-kaget, lalu berakhir dengan ya kok akhirnya gini atau malah merasa tertohok waktu adegan ending Silent Hill yang sungguh tak terduga. 

Waktu itu sengaja siswa tak menscreening film horor Asia apalagi Indonesia (bukan jenis Nyi Blorong atau Ratu Pantai Selatan) , karena rata-rata merasa khawatir nanti makhluk-makhluk tak nyata di sekitar sekolah merasa ikut terpanggil…hiiiiii….asumsi apaan juga ya soal setan sekitar ikut nonton.

Nah…karena seringnya screening menscreening itu, saya sampai pada kesimpulan. Seremmm sih..saya pun pernah mengalami kejadian bulu kuduk berdiri. Tapi pengalaman-pengalaman yang saya tuturkan berikut jujur lebih menakutkan daripada film-film tersebut. 

  • Kelas 5 SD bersama ayah berlari-lari mencari tempat persembunyian saat tembakan sana sini yang bertujuan membubarkan konflik saat kampanye partai. Jujur saat itu pikiran anak-anak adalah kalau tahu-tahunya kita tertembak gimana? Such an unforgetable moment with my dad. 
  • Masa kuliah, saya sering bepergian naik bis umum. Tiba-tiba suatu sore saya dihampiri seorang pria 40an di halte untuk diajak dengan sinyal seksual (diculik menurut saya) pergi naik mobil..entah untuk diapakan. Berhasil menyelinap ke salah satu bis yang penuh sesak dengan jantung saya yang hampir copot..shock..gemeteran…apalagi melihat pria itu mengacungkan lengan tanda mengancam dari bawah bis
  • Pengalaman naik bis lainnya, saya duduk seorang diri senja hari bersama dua orang kriminal dalam bis (mereka baru naik di pintu tol usai menodong beberapa penumpang di bis dan terminal lain — kesimpulan dari percakapan mereka) . Perasaan saya..apapun bisa mereka lakukan kepada saya. Berharap cepat keluar dari jalan tol dan saya segera turun. Semesta masih melindungi saya.
  • Belum lagi.. suatu malam saya dan teman-teman diserang preman mabuk saat menunggu bis. Di mana teman pria sudah mulai diserang untuk dipukul, sebelum akhirnya diselamatkan penjual nasi goreng. 
  • Saat praktek kerja menjadi guru dan tawuran pelajar kerap terjadi. Beberapa kali berlarian di antara siswa yang membawa senjata yang sedang dikejar musuhnya. Pfiuhhhh. Atau malah berada di bis saat diserang sekelompok siswa yang lalu menghancurkan seluruh kaca bis. Saya dan teman2 hanya bisa tiarap sambil melindungi kepala. 
  • Atau hanya bisa duduk lalu menunduk terus di bis selama pelaku tawuran berpisau berlarian di bis mencari musuhnya. Rasanya..setiap saat saya bisa jadi sasaran salah tusukan. 
  • Saat Mei 1998, suasana layaknya perang. Melihat lewat kaca jendela asrama…kejar-kejaran aparat dengan masyarakat. Bunyi tembakan dan letusan sana sini, pemadaman listrik, menampung air, tidur dalam keadaan siaga…jadi rutinitas sehari-hari saat itu. 
  • Nah ini sudah jadi ibu. Suatu malam saya sendirian di rumah. Tiba-tiba ada pencuri hendak masuk lewat plafon. Ia sudah berupaya melubangi sedikit plafon untuk mengintip. Senjata saya hanya baygon untuk disemprotkan ke lubang dan gagang sapu untuk dipukulkan. Pokoknya nekad aja walau takut sekali. Akhirnya berhasil ‘mengusir’ pergi dengan semprotan-semprotan itu dan kepulangan suami. Begitu dicek bersama tetangga sebelah, ternyata di belakang rumah sudah ada tangga dan beberapa genteng yang dibuka. Astaga..nyaris rumah saya kecurian.

Nah..jujur saya bersyukur masih bisa bernafas dan menuliskan cerita ini setelah mengalami banyak kejadian. Perilaku manusia-manusia tersebut dalam cerita saya sungguh menakutkan  Entah dari merusak, memperdaya, melukai atau menghilangkan nyawa. Bahkan menurut saya bukan cuma menakut-nakuti seperti beberapa makhluk dalam film horor. Dan manusia-manusia ini bisa ada di sekitarmu, tampak olehmu, kadang bersikap baik kepadamu, atau malah berteman atau berinteraksi denganmu.

Jadi.. boleh dong kalau saya bilang..sebenarnya saya (lebih) takut dengan manusia. Isu-isu rusuh..ada orang rame-rame plus berita psikopat sungguh membuat saya tak nyaman. 

Saya sih percaya hukum karma. Kalau kita berbuat hal positif akan mengundang jodoh yang positif juga. Dan kalau karmanya memang belum waktunya untuk celaka/musibah..walau di tempat kejadian pun kita tidak apa-apa. Mudah2an semesta selalu melindungi saya. (Dan keluarga) 

*berdoa selalu untuk kedamaian di muka bumi ini* 

Advertisements

2 Comments so far
Leave a comment

Hmmm… Saya ada pengalaman menakutkan apa ya ? Secara badan bongsor, orang malah mikir kalo mau cari masalah padahal bukan tipe yang bisa kelahi 😂

Comment by pandebaik

He2

Comment by uinspireivy




Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: